Menemukan Niche Pasar untuk Bisnis Online Anda

ide bisnis online

Apa pun ide bisnis online Anda, meraih keuntungan selalu jadi tujuan berbisnis. Ada banyak cara untuk mendapat keuntungan bisnis, salah satunya dengan mengaplikasikan niche pasar.

Namun, apa yang dimaksud niche pasar? Bagaimana niche pasar bisa membuat peluang bisnis yang ada lebih menghasilkan keuntungan? Mari simak penjelasan berikut.

Apa Itu Niche Pasar?

ide bisnis online

Niche pasar adalah suatu industri pasar dengan target lebih spesifik. Segmentasi pasar di sini dijadikan sebagai target bisnis Anda saat memasarkan produk/jasa.

Sayangnya, kebanyakan pemilik bisnis masih menganggap niche pasar justru mempersempit lingkup penjualan mereka. Bahkan, dianggap memotong margin keuntungan bisnis. Padahal, niche pasar berfungsi sebagai komponen yang menghadirkan kekuatan bisnis Anda.

Lebih lanjut, niche pasar merujuk pada segmen dari target audiens Anda yang mempunyai kesamaan demografi, gaya hidup, dan perilaku pembelian. Bagi pemilik usaha kecil, menargetkan tipe konsumen atau industri tertentu jelas lebih menguntungkan ketimbang berusaha menjangkau semua konsumen.

Contoh niche pasar antara lain mengeluarkan produk laptop yang ditargetkan untuk penggemar game. Mulai dari spesifikasi sampai pelayanan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Contoh lainnya, niche pasar untuk produk makanan sehat. Alih-alih hanya menjual bahan makanan organik, Anda bisa membuat katering makanan sehat untuk konsumen dengan kebutuhan diet khusus.

Mengapa menemukan niche pasar itu penting?

Menemukan niche pasar penting untuk membedakan bisnis Anda dari kompetitor. Dengan begitu bisnis Anda pun bisa lebih unggul. Ada beberapa alasan mengapa niche pasar dapat memaksimalkan peluang bisnis.

1. Memaksimalkan anggaran

Menargetkan niche pasar membuat Anda dapat memaksimalkan anggaran, terutama dalam beriklan. Anda bisa mengetahui kebutuhan media promosi mana sesuai segmen pasar sehingga tidak perlu mencoba-coba atau trial and error semua kanal pemasaran.

2. Memperbesar kesempatan meraih audiens

Niche pasar dapat membantu Anda mengisi situs web bisnis. Lewat pengembangan situs bisnis yang lebih terarah, audiens yang tertarget lebih spesifik. Jadi, calon konsumen bisa menemukan produk atau solusi bisnis yang Anda tawarkan sebagai upaya mengatasi masalah yang dimiliki.

3. Mempermudah pengembangan ide bisnis online

Karena segmen pasar sudah jelas, Anda pun lebih mudah mengembangkan ide bisnis online untuk melahirkan produk atau layanan baru. Meski kebutuhan konsumen terus berkembang, niche pasar dapat menjadi panduan Anda dalam melakukan inovasi produk dan layanan sehingga konsumen tetap setia dengan bisnis Anda.

4. Loyalitas merek cenderung tinggi

Tahukah Anda, niche pasar biasanya mempunyai rasa kepemilikan atas komunitas lebih kuat karena mereka berbagi nilai serupa. Saat Anda menyasar target audiens tertentu, Anda bisa membangun relasi lebih erat dengan pelanggan.

Bisnis Anda pun bisa menciptakan loyalitas merek, termasuk meningkatkan customer retention. Ya, karena mereka adalah pelanggan loyal, mereka tidak akan keberatan melakukan pembelian berulang pada produk/jasa Anda.

Manfaat memiliki niche pasar

Memiliki niche pasar bukan cuma soal peningkatan pendapatan atau keuntungan bisnis saja. Beberapa manfaat memilih niche pasar adalah:

1. Produk yang terspesialisasi

Jangan salah, bisnis niche dengan spesialisasi dalam jenis atau bidang tertentu justru bisa memberikan keunggulan kompetitif. Mempersempit fokus dengan menyasar pembeli potensial membantu Anda leluasa menerapkan rencana pemasaran yang mampu menarik demografi tertentu.

Mulai dari memfokuskan target audiens sampai melahirkan kampanye iklan yang lebih efektif. Strategi pemasaran pun bisa dikhususkan pada produk atau layanan tertentu dengan memahami karakteristik target konsumen Anda.

2. Bisnis lebih mudah dikenali

Karena spesialisasi produk tadi, orang juga lebih mudah mengenali bisnis Anda. Segmen pasar yang spesifik akan membantu Anda mengerucutkan konsumen, otomatis jumlah kompetitor juga menyusut.

Anda dapat lebih berkonsentrasi menciptakan produk yang dihasilkan. Kualitas baik suatu produk yang terus konsisten akan menghasilkan testimoni positif dari pelanggan. Mereka pun tak segan merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain.

3. Mengurangi persaingan bisnis

Niche pasar juga memungkinkan Anda menghadapi persaingan bisnis yang tidak begitu ketat. Pasalnya, tidak banyak pebisnis sejenis yang mengambil niche serupa dengan Anda. Meski begitu, hal ini belum tentu bertahan dalam jangka panjang.

Seiring perkembangan tren, selalu ada saja hal baru yang datang dan pergi, termasuk bisnis serupa yang akan berkompetisi dengan Anda. Itu sebabnya Anda tidak bisa puas dengan hanya meraup keuntungan bisnis semata, tetapi juga bagaimana upaya mengembangkan usaha agar tetap berputar.

4. Mengatur harga lebih mudah

Dengan niche pasar, Anda sudah menetapkan target audiens yang spesifik. Pengaturan harga pun lebih mudah dilakukan sehingga bisa mendongkrak keuntungan bisnis. Apalagi, Anda juga fokus memproduksi dan mengembangkan produk yang sudah punya segmen pasar sendiri.

Sekalipun biaya produksi per unit bisa jadi relatif tinggi, tetapi Anda bisa mengantisipasinya dengan menentukan titik harga tertentu sesuai ketersediaan produk. Eksklusivitas produk pasti membuat pelanggan setia Anda tak ragu untuk membelinya. Tentu langkah ini bisa membantu Anda menutupi biaya produksi.

Langkah Menemukan Niche Pasar

Anda sudah tahu pentingnya memiliki niche pasar terlepas apa pun ide bisnis online yang tengah dikembangkan. Sekarang waktunya Anda menemukan niche pasar bisnis sendiri dengan melakukan hal-hal berikut.

Identifikasi keunikan dan minat pribadi

Membangun bisnis bisa dimulai lewat cara menggabungkan minat pribadi dengan ide bisnis online yang sukses. Ya, Anda perlu tahu apa minat pribadi, hobi, atau keahlian lebih dahulu sebelum menjatuhkan pilihan pada satu niche yang sesuai.

Dengan kata lain, Anda harus mencari tahu apa passion selama ini. Jika memanfaatkan niche sesuai passion atau sejalan dengan pengalaman pribadi, Anda pun lebih leluasa menciptakan konten menarik dan berkualitas secara konsisten.

Di sisi lain, Anda bisa lebih menikmati pekerjaan dan bersemangat mengembangkan bisnis. Anda juga terus termotivasi untuk membuat keunikan produk atau jasa yang berbeda dari para pesaing.

Misalnya, Anda senang memelihara hewan, terutama anjing. Membuka dog cafe tentu mendatangkan untung karena bisa menjadi tempat berkumpul para penggemar anjing, sekaligus menyalurkan kecintaan Anda pada hewan yang setia ini.

Contoh lain, Anda senang budaya Korea dan menggandrungi makanan Negeri Ginseng. Usaha restoran jelas banyak pesaing, tetapi dengan niche pasar masakan Korea ala kaki lima alias street food, Anda tidak akan kesulitan menarik pelanggan.

Riset dan analisis pasar

Cara terbaik untuk mencari tahu niche pasar adalah dengan melakukan riset pasar. Jika Anda rajin meneliti pasar, menentukan segmen audiens tentu lebih mudah. Menghabiskan waktu untuk meneliti pasar tidak akan sia-sia karena Anda bisa memperoleh niche pasar potensial yang mendatangkan keuntungan.

Namun, bagaimana melakukan riset pasar untuk menemukan ide bisnis online yang menarik? Langkah ini tidak bisa dilewatkan karena Anda bisa mengetahui gambaran kebutuhan konsumen, tren pasar, hingga persaingan pasar. Apalagi, hal tersebut merupakan bagian dari usaha Anda memperoleh loyalitas pelanggan.

Maka, untuk menemukan ide bisnis online Anda dapat melakukan riset dan analisis pasar dengan beberapa langkah berikut.

1. Tentukan siapa target pasar

Ini merujuk pada konsumen yang secara khusus ditargetkan bagi pemasaran suatu bisnis. Anda perlu tahu bagaimana konsumen yang sesuai, cocok, dan berpotensi membeli produk Anda hingga mendeskripsikan secara detail. Sebut saja umur, jenis kelamin, dan data demografi lainnya. Hal tersebut akan berpengaruh pada banyak aspek, terutama cara berkomunikasi secara online serta menentukan jenis dan harga produk yang dijual.

2. Lakukan survei konsumen

Riset pasar juga bisa dilakukan lewat survei konsumen. Beberapa pertanyaan yang dapat Anda cantumkan antara lain kesan atau pandangan konsumen terhadap nama, logo, dan brand, biaya yang dibayarkan untuk pembelian suatu produk, serta kebiasaan belanja online. Jawaban survei tersebut dapat menjadi insight bisnis atau sebagai bahan evaluasi bisnis.

3. Lakukan riset kompetitor

Jangan lupa melakukan riset kompetitor pada niche pasar Anda. Hal ini penting supaya Anda bisa mengenal kondisi pasar dan mengisi celah bisnis yang belum digarap kompetitor. Jadi, Anda pun bisa menyusun strategi pemasaran tepat yang bisa menguntungkan bisnis sekaligus bersaing dengan mereka.

4. Lakukan riset permintaan produk

Manfaatkan mesin pencari untuk mengetahui jenis produk atau brand apa yang paling dicari pada niche pasar bisnis Anda. Cukup ketikkan kata kunci berkaitan dengan bisnis atau produk dan jasa yang Anda sediakan. Dari situ Anda dapat mengetahui seberapa tinggi tingkat permintaan pasar atas suatu produk sehingga Anda bisa menciptakan produk maupun layanan yang sesuai.

5. Amati tren pasar

Inovasi dalam bisnis adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Inovasi penting agar konsumen setia dengan bisnis online Anda dan enggan berpindah ke toko online lain. Maka, amati tren pasar produk atau layanan terkini yang sedang hits dan banyak dicari konsumen. Manfaatkan Google Trends atau lakukan riset sederhana di marketplace guna mengetahui apa sedang tren.

Menelaah persaingan dan celah pasar

Pada tahapan ini Anda perlu melakukan analisis persaingan untuk mempelajari seberapa ketat kompetisi antara penjual dan menemukan celah pasar yang masih lowong. Cara paling mudah adalah dengan mengamati produk atau layanan serupa dari kompetitor. Lalu, cobalah memodifikasi atau memberikan nilai tambah yang menjadikan produk/layanan tersebut berbeda sekaligus menarik.

Analisis kompetitor demikian akan memberi manfaat bagi bisnis Anda, antara lain:

  • Sebagai langkah identifikasi celah pasar dan kesempatan memperbaikinya
  • Mendapati potensi risiko berikut kelemahan dari strategi pemasaran terdahulu
  • Memperkirakan seperti apa hambatan yang akan dialami saat masuk dalam target pasar
  • Mengenali seberapa besar harapan konsumen
  • Memberi gambaran positioning pasar Anda terkait diferensiasi dan nilai bisnis.

Lebih lanjut, strategi untuk mengidentifikasi celah pasar yang potensial dalam bisnis online bisa Anda lakukan dalam beberapa langkah, yaitu:

  • Mengidentifikasi siapa saja pesaing Anda
  • Melakukan analisis SWOT (Strength – Weakness – Opportunities – Threats) pada produk dan layanan kompetitor
  • Meneliti situs web, media sosial, dan pengalaman pelanggan kompetitor
  • Menentukan posisi pasar kompetitor, apakah sebagai pesaing langsung atau tidak langsung
  • Mencermati harga dan penawaran yang disediakan kompetitor
  • Mencari tahu teknologi yang diaplikasikan pesaing.

Dari cara tersebut, Anda bisa menemukan karakteristik produk kompetitor, termasuk harga, kelebihan, kekurangan, hingga pelayanan mereka. Berbekal informasi ini, Anda bisa membandingkannya dengan produk sendiri dan mencari celah pasar yang belum terisi oleh kompetitor demi memaksimalkan keunggulan kompetitif.

Lakukan uji pasar

Terakhir, Anda perlu melakukan uji pasar sebelum menentukan niche pasar. Tes pasar ini bagian terpenting dalam menindaklanjuti target yang telah ditetapkan sebelumnya. Anda bisa melihat, apakah proses yang dilakukan terdahulu sudah sesuai, mengalami perkembangan, atau malah perlu diperbaiki.

Jika masih belum berkembang atau malah tidak bergerak, bisa jadi produk Anda kurang mempunyai niche pasar yang sesuai. Maka, Anda dapat mengubah produk atau jasa yang diberikan, maupun beralih ke niche pasar lain yang lebih berpeluang menghasilkan keuntungan.

Ide Bisnis Online yang Menjanjikan

ide bisnis online

Setelah Anda mempelajari bagaimana menentukan niche pasar dalam bisnis online, sekarang waktunya mencari tahu ide bisnis seperti apa saja yang menjanjikan. Harus diakui, persaingan bisnis online zaman sekarang makin ketat. Bahkan, banyak bisnis online yang bisa Anda rintis dengan modal minim.

Itu sebabnya, Anda perlu mempersiapkan ide usaha online dengan niche pasar spesifik. Paling tidak, Anda sudah mengurangi persaingan dibandingkan bermain di mass market.

Contoh ide bisnis online berdasarkan niche pasar

Mengutip Shopify, berikut contoh ide bisnis online yang sukses di niche pasar yang spesifik.

1. Produk ramah lingkungan

Sustainability atau keberlanjutan sedang menjadi tren pasar beberapa tahun belakangan. Hal ini membuka celah pasar bagi produk vegan, eco-friendly, hingga cruelty-free sebagai variasi produk konvensional yang telah ada.

Beberapa contoh produk ramah lingkungan antara lain:

  • Sedotan yang bisa dipakai berulang
  • Menstrual cup
  • Produk perawatan tubuh bebas bahan kimia.

2. Pemilik hewan peliharaan

Bagi pecinta hewan, memiliki hewan peliharaan bukan sekadar hobi. Mereka rela mengeluarkan dana lebih untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan hewan kesayangannya. Anda bisa menemukan inspirasi bisnis dari produk berikut:

  • GPS pet trackers
  • Aksesori dan pakaian hewan
  • Produk custom atau personalized dengan foto hewan.

3. Traveler

Tren bepergian atau traveling makin booming pasca pandemi. Salah satu studi kasus bisnis online ini adalah Nomatic, sebuah merek koper dengan target digital nomad yang senang kerja dari mana saja sehingga membutuhkan perangkat fungsional. Penempatan target audiens terwakili pada semua aspek, dari produk hingga copywriting.

Beberapa contoh ide usaha online untuk niche pasar traveler adalah:

  • Aksesori dan gadget yang menunjang pembuatan konten
  • Sampul paspor dengan desain unik
  • Koper multifungsi.

4. Kesehatan dan kebugaran

Pasca pandemi, kesadaran konsumen terhadap kesehatan dan kebugaran makin tinggi. Contoh bisnis online kesehatan dan kebugaran dalam bentuk produk meliputi:

  • Makanan dan minuman organik
  • Produk kecantikan dan perawatan tubuh
  • Essential oil.

5. Remote workers

Lagi-lagi efek pandemi, kehadiran pekerja remote makin meningkat tiga tahun belakangan. Untuk menjaga motivasi kerja mereka, sekaligus menjadikannya sebagai gaya hidup, Anda bisa menciptakan ide bisnis online berikut.

  • Dekorasi dan aksesori untuk home office
  • Aksesori dan gadget pendukung
  • Mesin kopi modern untuk membuat kopi di rumah seperti di kafe.

Potensi pertumbuhan dan keuntungan dalam ide bisnis online tersebut

Kekhawatiran pebisnis untuk mengerucutkan target audiens sebetulnya tidak beralasan mengingat kelima niche pasar di atas tengah menjadi tren industri masa kini. Lantas, bagaimana potensi pertumbuhan dan keuntungan bisnis online dalam ide bisnis niche pasar yang terpilih?

1. Produk ramah lingkungan

Mengutip Businessnewsdaily.com, survei dari McKinsey & Co. menyatakan 66% responden dan 75% responden milenial mempertimbangkan faktor sustainability saat membeli suatu barang. Bahkan, konsumen kelompok ini mengasosiasikan diri mereka dengan merek tertentu yang sejalan dengan nilai-nilai pribadi.  

Di sisi lain peneliti di Accenture berpendapat, makin banyak konsumen yang membeli produk ramah lingkungan dibandingkan lima tahun lalu. Pergeseran perilaku pembelian konsumen ini cukup menggambarkan potensi pertumbuhan bisnis produk ramah lingkungan hingga tahun-tahun mendatang.

2. Pemilik hewan peliharaan

Masih dari Shopify, total perputaran uang dalam bisnis hewan peliharaan di Amerika Serikat pada 2020 menyentuh angka $99 miliar. Artinya, proyeksi keuntungan bisnis ini cukup tinggi mengingat pet owner cenderung jor-joran dalam memenuhi kebutuhan hewan kesayangannya.

Apalagi, masih banyak celah pasar yang belum tergarap maksimal. Perbedaan jenis hewan misalnya, bisa menciptakan niche pasar berbeda pula. Ini ditambah deretan barang dan aksesori yang makin variatif seiring kebutuhan hewan tersebut.

3. Traveler

Sebagai pelanggan target, traveler memang menjadi segmen pasar tersendiri dalam bisnis pariwisata. Bahkan, makin banyak wisatawan yang sadar lingkungan dan mencari opsi serba keberlanjutan tetapi masih sulit mendapatkannya.

Kekayaan alam dan budaya Indonesia menjadi modal penting untuk menyambut traveler demikian. Mereka tak cuma memilih alternatif ramah lingkungan, tetapi juga ingin menyelami pengalaman autentik yang masih kental dengan tradisi, sejarah, dan kearifan lokal.

4. Kesehatan dan kebugaran

Pasar global sektor kesehatan dan kebugaran mencapai nilai $3,31 triliun pada 2020. Pasca pandemi, konsumen makin menaruh perhatian pada kesehatan dan kebugaran agar bisa memulainya dari diri sendiri.

Potensi pertumbuhan bisnis kesehatan dan kebugaran bisa Anda respons dengan menyediakan ide bisnis online yang menunjang kesehatan badan maupun mental. Contoh, kelas online yoga, wewangian aromatik yang menenangkan, hingga paket pijat datang ke rumah agar konsumen bisa memanjakan diri tanpa harus datang ke salon.

5. Remote workers

Potensi pertumbuhan bisnis pada ceruk remote workers juga tak kalah menjanjikan. Survei dari Gartner yang menyasar pimpinan perusahaan menunjukkan 80% dari mereka akan mengizinkan karyawan bekerja remote. Bahkan, 47% memperbolehkan karyawannya kerja di rumah full-time.

Mengingat kolaborasi remote masih akan berlangsung dalam jangka panjang, niche pasar remote workers tampak menggiurkan. Anda bisa memenuhi kebutuhan para pekerja di rumah ini lewat aksesori, gadget, dekorasi home office, dan kebutuhan makanan maupun minuman.

Pertanyaan Umum tentang Menemukan Niche Pasar dalam Bisnis Online

Berikut beberapa pertanyaan umum tentang bagaimana menemukan niche pasar dalam bisnis online.

Pertanyaan 1: Bagaimana cara menentukan niche pasar yang paling cocok untuk bisnis online saya?

Anda bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini.

  1. Cari tahu apa minat dan passion karena ini akan membantu Anda menemukan niche pasar yang sesuai sekaligus membuat Anda lebih menikmati menjalani ide bisnis online tersebut.
  2. Lakukan identifikasi masalah dan kebutuhan pelanggan melalui riset sehingga Anda bisa mencari tahu celah pasar dan membuat produk atau layanan bisnis Anda hadir sebagai solusi.
  3. Lakukan riset kompetitor guna memahami kelebihan dan kekurangan mereka. Anda pun bisa membuat keunggulan kompetitif melalui produk berbeda dan penambahan nilai yang unik.
  4. Tentukan niche pasar dengan mempersempit target audiens sesuai tingkat permintaan dan potensi keuntungan bisnis tersebut.
  5. Uji pasar atau tes pasar kepada sejumlah pelanggan dan dapatkan feedback sehingga Anda bisa memastikan tersedia permintaan dalam jumlah cukup sebelum menggelontorkan modal untuk produksi selanjutnya.

Pertanyaan 2: Apa risiko dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam bisnis online di niche pasar tertentu?

Untuk mengembangkan ide bisnis online dengan niche pasar tertentu jelas memiliki risiko dan tantangan tersendiri. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Lambatnya pertumbuhan bisnis karena terlalu bergantung pada produk atau layanan yang ditawarkan sehingga terlambat mengantisipasi perubahan pasar.
  2. Kehadiran kompetitor yang menawarkan produk serupa dengan fitur lebih unggul.
  3. Gagal menerapkan strategi pemasaran yang sesuai dengan target audiens sehingga sulit mendapatkan konsumen.
  4. Lupa membangun kedekatan yang kuat dengan pelanggan mengingat loyalitas brand merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu bisnis.

Pertanyaan 3: Bagaimana cara memvalidasi ide bisnis online di niche pasar yang dipilih?

Anda dapat melakukan cara memvalidasi ide bisnis online di niche pasar terpilih dengan mencoba hal-hal berikut.

1. Sempatkan diri melakukan riset produk apa yang sedang populer di marketplace

Coba buka best seller list dan pilih mana kategori produk sesuai niche pasar bisnis Anda.

2. Manfaatkan penggunaan Google Trends dan Google Keyword Tool

Kedua tool tersebut perlu supaya Anda memperoleh gambaran lebih luas terkait produk yang sedang tren dan dicari konsumen. Cari tahu juga apakah produk tadi mempunyai potensi keuntungan bisnis yang cukup stabil atau berpotensi dikembangkan.

3. Buat landing page bisnis Anda

Terapkan berbagai desain, tema, warna, dan konten sesuai target audiens yang ditetapkan. Landing page ibarat etalase online bagi bisnis Anda sehingga konsumen dapat memiliki gambaran tentang produk atau layanan yang Anda tawarkan.

4. Pilih peluang bisnis yang benar-benar ingin Anda nikmati.

Sekali lagi, niche pasar adalah tentang mencari keuntungan dari minat Anda. Jika Anda tidak memiliki minat nyata terhadap bisnis yang dijalani, salah-salah Anda kehilangan fokus dan tujuan berbisnis. Jangan ragu menginvestasikan waktu lebih untuk riset pasar agar Anda dapat menangkap peluang bisnis lebih menjanjikan. Cara demikian bisa membuat ide bisnis online tersebut bertahan lebih lama.

5. Bangun brand Anda sekarang

Saat Anda merasa sudah mengantongi ide pemenang dalam kepala, mulai bangun brand Anda sekarang. Jangan takut mengekspos ide bisnis besar tersebut hanya karena khawatir ide itu dapat dicuri. Segera terjun mewujudkan ide bisnis alih-alih mengendapkannya untuk waktu lama dan membiarkan orang lain mengeksekusi ide Anda karena lebih berani membaca pasar.

Kesimpulan

ide bisnis online

Ungkapan “jack of all trades, master of none” menggambarkan bagaimana bisnis online berjalan. Sebaik-baiknya seorang generalis dalam segala hal, seorang spesialis yang mampu melakukan satu hal secara luar biasa memiliki keunggulan tersendiri.

Menentukan niche pasar pada ide bisnis online Anda bukan berarti mengesampingkan jangkauan pasar lebih luas. Namun, Anda justru menetapkan target audiens pada segmen pasar tertentu dan membangun bisnis lebih fokus. Anda bisa mengawalinya dengan unique value proposition hingga memperluas lini produk.

Sukses dengan menemukan niche pasar yang tepat untuk bisnis online anda

Fokus pada niche pasar malah membantu konsumen tertarget menemukan insight “Ini produk atau layanan yang tepat untuk saya.” Bagaimanapun memilih niche pasar akan memberikan keunggulan kompetitif pada bisnis online Anda. Tentu ini mempermudah Anda dalam menentukan ide bisnis online yang akan digarap.

Anda pun tidak perlu memusingkan ketatnya persaingan sebagaimana mass market karena target pasar Anda sudah spesifik. Namun, saat tiba waktunya memasarkan produk Anda, selalu fokus pada kebutuhan konsumen tertarget Anda.

Dengan memahami kebutuhan unik niche pasar, membuat Anda berpeluang lebih besar menarik perhatian konsumen. Anda bisa meyakinkan mereka bahwa produk ini memang khusus untuk mereka, dan apa yang lebih baik daripada pelanggan loyal yang selalu menanti produk terbaru Anda?

Ayo, ini saatnya mengubah ide bisnis online menjadi nyata. Siap memulai langkah pertama dalam bisnis Anda?